JURNAL KARYA PENGABDIAN
https://jkp.unram.ac.id/index.php/JKP
Jurusan Teknik Mesin FT Universitas Mataramen-USJURNAL KARYA PENGABDIAN2655-8068Penerapan Kelengkapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Pada UMKM Konstruksi Logam
https://jkp.unram.ac.id/index.php/JKP/article/view/239
<p>Occupational Safety and Health (OSH) implementation in small and medium metal construction enterprises is often neglected, particularly regarding non-ergonomic working postures and the low use of personal protective equipment (PPE). These conditions increase the risk of work-related fatigue, occupational diseases, and workplace accidents. This community service program aimed to improve workers’ knowledge and behavior toward healthy work concepts and PPE utilization in a metal construction MSME through counseling and hands-on demonstrations. The activity was carried out in one day at the partner’s workshop, involving all workers and the business owner. The program adopted a counseling and implementation-oriented training design, using a five-item pre-test and post-test questionnaire on healthy work concepts, OSH, and PPE use. The results indicate a substantial improvement in OSH knowledge and behavior. The average percentage of “yes” responses increased from approximately 16% at pre-test to about 92% at post-test; PPE use rose from 40% to 100%, and workers who reported always using PPE increased from 20% to 80%. The partner also began to understand and apply basic ergonomic principles in working posture and workstation arrangement. It can be concluded that the dissemination and demonstration of healthy work concepts and PPE use effectively enhanced OSH awareness and behavior among workers in the metal construction MSME, thus supporting business continuity through a safer, more comfortable, and more productive work environment.</p>Anak Agung Alit TriadiNur KaliwantoroI Gede Bawa SusanaMaharsa PradityatamaAkbar TawaqqalLalu Marvin ApriyadiMuhammad Alkaff
Copyright (c) 2026 Anak Agung Alit Triadi, Nur Kaliwantoro, I Gede Bawa Susana, Maharsa Pradityatama, Akbar Tawaqqal, Lalu Marvin Apriyadi, Muhammad Alkaff
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-04-192026-04-19811810.29303/jkp.v8i1.239Penerapan Teknologi Smart Farming Pada Budidaya Sayuran Hidroponik
https://jkp.unram.ac.id/index.php/JKP/article/view/226
<p>Pertanian adalah sektor yang paling penting dalam perekonomian Indonesia dan sangat penting bagi masyarakat Indonesia karena Indonesia dikenal sebagai negara agraris karena menjadi salah satu penyedia bahan pangan bagi setiap orang di Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Keposong, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah dengan tujuan dari sosialisasi teknologi untuk petani adalah untuk meningkatkan pengetahuan petani tentang teknologi pertanian melalui program <em>smart farming</em> dan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat untuk membantu menyelesaikan masalah pertanian. Melalui pelatihan, seminar, dan pendampingan, petani dapat memperoleh wawasan baru tentang penggunaan teknologi pertanian yang lebih canggih. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa masyarakat Desa Keposong mulai tertarik dengan sistem pertanian hidroponik. Selain itu, kegiatan ini juga berkontribusi pada peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keberlanjutan pertanian melalui penggunaan teknologi. Dengan demikian, sosialisasi ini tidak hanya memberikan dampak bagi masyarakat tetapi juga mendukung sistem pertanian di Desa Keposong.</p>Muhammad SagafDimas Indra PradiktaNovi MarlyanaWiwiek Fatmawati
Copyright (c) 2026 Muhammad Sagaf, Dimas Indra Pradikta, Novi Marlyana, Wiwiek Fatmawati
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-04-192026-04-198191510.29303/jkp.v8i1.226Pengenalan dan Edukasi Postur Kerja Ergonomis pada Aktivitas Menggunakan Gerinda Tangan di Bengkel Mobil Listrik Jurusan Teknik Mesin Universitas Mataram
https://jkp.unram.ac.id/index.php/JKP/article/view/241
<p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Bengkel Mobil Listrik Jurusan Teknik Mesin Universitas Mataram dengan tujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa atau operator dalam menerapkan postur kerja ergonomis pada aktivitas penggunaan gerinda tangan. Permasalahan utama yang ditemukan adalah penggunaan postur jongkok atau setengah jongkok saat menggerinda akibat rendahnya posisi benda kerja, yang berpotensi meningkatkan risiko gangguan muskuloskeletal. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif yang meliputi tahap observasi awal, penyuluhan ergonomi, demonstrasi teknik postur kerja, serta pelatihan praktis. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa postur jongkok ditandai dengan fleksi batang tubuh dan leher yang besar serta beban statis pada lutut dan pergelangan kaki. Setelah dilakukan edukasi dan penyesuaian fasilitas kerja sederhana, seperti pengaturan ketinggian benda kerja, peserta mampu beralih ke postur berdiri yang lebih alamiah dan ergonomis. Kegiatan ini menunjukkan bahwa intervensi ergonomi sederhana melalui edukasi dan pelatihan praktis efektif dalam meningkatkan kesadaran, kenyamanan, dan keselamatan kerja pada aktivitas menggerinda di lingkungan bengkel pendidikan.</p>I Gede Bawa SusanaI Gusti Agung Ketut Chatur Adhi Wirya AryadiI Wayan JoniartaI Made MaraI Ketut Perdana Putra
Copyright (c) 2026 I Gede Bawa Susana, I Gusti Agung Ketut Chatur Adhi Wirya Aryadi, I Wayan Joniarta, I Made Mara, I Ketut Perdana Putra
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-04-192026-04-1981162310.29303/jkp.v8i1.241Edukasi Ergonomi Penggunaan Smartphone dan Gambaran Keluhan Muskuloskeletal Berdasarkan Penggunaan Kacamata
https://jkp.unram.ac.id/index.php/JKP/article/view/238
<p>Penggunaan smartphone yang intensif pada pekerja berpotensi menimbulkan keluhan muskuloskeletal akibat postur statis dan penerapan ergonomi yang kurang tepat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi ergonomi penggunaan smartphone sekaligus menggambarkan pola keluhan muskuloskeletal pada pekerja berdasarkan penggunaan kacamata. Kegiatan dilaksanakan pada 39 pekerja melalui penyuluhan ergonomi dan pengisian kuesioner keluhan muskuloskeletal. Analisis data dilakukan secara deskriptif, disertai uji Chi-Square sebagai analisis tambahan. Hasil menunjukkan bahwa keluhan paling banyak ditemukan pada segmen leher, bahu, dan punggung. Berdasarkan penggunaan kacamata, perbedaan distribusi keluhan hanya ditemukan pada segmen lengan. Kegiatan ini menegaskan pentingnya edukasi ergonomi untuk mencegah keluhan muskuloskeletal pada pekerja pengguna smartphone.</p>Fikrihadi KurniaAnak Agung Alit TriadiMaharsa PradityatamaYelli FitriMade Wijana
Copyright (c) 2026 Fikrihadi Kurnia, Anak Agung Alit Triadi, Maharsa Pradityatama, Yelli Fitri, Made Wijana
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2024-04-142024-04-14812430Mudah Matematika Dengan Geogebra di SMKN 1 Pringgabaya Lombok Timur
https://jkp.unram.ac.id/index.php/JKP/article/view/236
<p>Beberapa obyek matematika bersifat abstrak. Kajian psikologis menyatakan bahwa anak akan lebih mudah mempelajari hal yang konkrit dibandingkan yang abstrak. Kurangnya minat, motivasi belajar dan dasar konsep matematika membuat siswa SMKN 1 Pringgabaya mengalami kesulitan dalam memahami matematika terutama konsep yang abstrak. Untuk mengatasi hal tersebut, teknologi pembelajaran berbasis aplikasi seperti <em>software Geogebra</em> dapat menjadi solusi efektif. Dengan penggunaan <em>Geogebra</em> ini dimaksudkan agar pembelajaran menjadi interaktif, lebih nyata dan menyenangkan sehingga materi akan lebih mudah dipahami, yang berakibat meningkatkan motivasi belajar. Sebelum pelaksanaan pelatihan, siswa diberikan soal untuk mengukur pemahaman konsep dasar matematika dan juga diberikan kuisioner. Selesai pelatihan peserta diberikan soal dan kuisioner untuk mengetahui motivasi belajar sebelum dan sesudah mengikuti pelatihan dan juga untuk mengetahui apakah pelatihan ini bermanfaat bagi peserta . Dari hasil pengamatan pada saat pelaksanaan pelatihan peserta sangat antusias mengikutinya, terbukti dengan adanya respon dari peserta baik yang bertanya ataupun yang menjawab pertanyaan instruktur terkait jawaban dari soal yang diberikan Dari hasil kuisioner menunjukkan bahwa dengan menggunakan <em>software Geogebra</em> peserta lebih mudah dan cepat dalam menyelesaikan soal-soal geometri, dan juga terdapat peningkatan skor nilai sebelum dan sesudah pelatihan.</p> <p><strong>Kata kunci</strong><strong>:</strong> Matematika, Geometri, Geogebra, SMKN 1 Pringgabaya</p>Nurchayati NurchayatiYesung Allo PadangSugiman SugimanHenry Sake TiraNurpatria NurpatriaHusnul Wafa
Copyright (c) 2026 Nurchayati Nurchayati, Yesung Allo Padang; Sugiman Sugiman, Henry Sake Tira; Nurpatria Nurpatria, Husnul Wafa
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-04-192026-04-1981313710.29303/jkp.v8i1.236Peningkatan Peningkatan Kesadaran Dini Siswa Terhadap Nilai Ekonomi Limbah Melalui Sosialisasi Bubur Kertas Sebagai Kerajinan
https://jkp.unram.ac.id/index.php/JKP/article/view/244
<p>Program sosialisasi kerajinan berbahan bubur kertas limbah bertujuan menumbuhkan kesadaran siswa sejak dini tentang pentingnya pemanfaatan limbah sebagai bahan baku bernilai ekonomis. Kertas bekas yang umumnya dibuang ternyata berpotensi diolah menjadi produk kreatif seperti dekorasi, alat tulis, maupun kerajinan lainnya. Kegiatan ini dilaksanakan di The Griya Lombok, sebuah UKM berpengalaman dan dikenal luas dalam mengolah kertas bekas. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan, praktik langsung, pendampingan, serta diskusi kelompok (FGD). Selain itu, evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pra dan pasca kegiatan dengan skala Likert untuk mengukur tingkat kesadaran siswa. Hasil program menunjukkan kegiatan berjalan sangat baik. Pemahaman siswa terhadap empat variabel yang dinilai meningkat signifikan dengan rata-rata kenaikan sebesar 115,07%. Peningkatan tertinggi terdapat pada keterampilan membuat produk dari limbah kertas (168,42%), sedangkan yang terendah pada pemahaman nilai ekonomis limbah kertas (87,5%)</p>M. WijanaNuarsa I M. Joniarta I W. I G.A.K. Chatur Adhi Wirya A.Fikrihadi K.Gelgel W. P I.K.
Copyright (c) 2026 M. Wijana, Nuarsa I M. , Joniarta I W. , I G.A.K. Chatur Adhi Wirya A., Fikrihadi K., Gelgel W. P I.K.
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-04-152026-04-1581384410.29303/jkp.v8i1.244Optimalisasi Sistem Pemanasan Bahan Bakar MFO Melalui Penerapan Pipa Bypass Exhaust di PLTD Paokmotong
https://jkp.unram.ac.id/index.php/JKP/article/view/246
<p><em>PLTD Paokmotong uses Marine Fuel Oil (MFO) as the main fuel due to its economic advantage; however, MFO requires a reliable heating system to ensure proper operation. Operational constraints occurred due to limited utilization of exhaust gas heat caused by restricted Heat Recovery Thermal Oil (HRTO) system availability, resulting in reduced flexibility of the MFO heating process and increased use of High Speed Diesel (HSD). This community service activity aims to optimize the MFO fuel heating system through the implementation of an exhaust bypass pipe at PLTD Paokmotong. The method employed a technology insemination and appropriate technology upgrade approach, including system observation, exhaust bypass pipe implementation, and operational performance evaluation of the heating system. The results indicate that the exhaust bypass pipe improves the reliability and flexibility of the MFO heating system, accelerates fuel changeover from HSD to MFO, and maintains stable fuel temperature during power plant operation.</em></p> <p><strong><em> </em></strong></p> <p><strong><em>Keywords :</em></strong> <em>PLTD, MFO, HRTO, exhaust bypass pipe, community service</em></p>Agra Ananda Vigarya PutraYesung Allo Padang
Copyright (c) 2026 Agra Ananda Vigarya Putra, Yesung Allo Padang
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-04-162026-04-1681455010.29303/jkp.v8i1.246Pemanfaatan Sisa Potongan Kayu Sebagai Tempat Pensil Yang Ekonomis Dan Ramah Lingkungan Di Desa Sesela Gunung Sari
https://jkp.unram.ac.id/index.php/JKP/article/view/243
<p>Pengelolaan limbah kayu di Desa Sesela, Gunung Sari, masih menjadi tantangan yang signifikan bagi masyarakat, terutama para pengrajin mebel yang menghasilkan sisa potongan kayu dalam jumlah besar. Limbah ini sering kali dibuang atau dibakar, sehingga menimbulkan masalah lingkungan. Program pengabdian ini bertujuan untuk memanfaatkan sisa potongan kayu tersebut menjadi produk yang bernilai ekonomis dan ramah lingkungan, yaitu tempat pensil. Melalui pendekatan partisipatif, kegiatan ini melibatkan para pengrajin lokal dalam pelatihan teknik dasar pembuatan tempat pensil dari limbah kayu. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kreatif masyarakat serta memberikan nilai tambah pada produk limbah yang sebelumnya tidak dimanfaatkan. Proses pembuatan tempat pensil ini dimulai dari pengumpulan sisa limbah kayu, pemotongan kayu, perakitan meggunakan paku, penghalusan dan finishing. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pengelolaan limbah dan munculnya peluang ekonomi baru dari produk kerajinan yang ramah lingkungan. Dengan demikian, program ini berkontribusi pada pengurangan limbah kayu, peningkatan ekonomi masyarakat, serta pelestarian lingkungan di Desa Sesela.</p>Nasmi HerlinasariLalu Muhamad ApriyadiAgus Dwi CaturSyarif HidayatullahSuteja SutejaYusuf Ahyar Sutaryono
Copyright (c) 2026 Nasmi Herlinasari, Lalu Muhamad Apriyadi, Agus Dwi Catur, Syarif Hidayatullah; Suteja Suteja, Yusuf Ahyar Sutaryono
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-04-192026-04-1981515610.29303/jkp.v8i1.243Edukasi Teknologi Pack Carburizing Di Rumah Industri Logam Kelurahan Getap
https://jkp.unram.ac.id/index.php/JKP/article/view/240
<p>Kelurahan Getap, Kecamatan Sandubaya, Kodya Mataram, terkenal sebagai sentra perajin logam/pandai besi. Produk yang dihasilkan berupat alat-alat dapur dan pertanian. Untuk mendukung kegiatan usaha tersebut Pemerintah Kota Mataram pada bulan September tahun 2023 telah meresmikan Rumah Industri Logam. Tujuan pendirian Rumah Industri Logam, untuk meningkatkan produksi perajin sekaligus memperluas pangsa pasar. Walaupun demikian keberadaannya belum bisa memperbaiki kualitas produk alat-alat dapur dan pertanian. Ketajamannya masih rendah dan mudah tumpul.Tujuan pengabdian masyarakat memecahkan permasalahan tersebut dengan metode penyuluhan dan mengedukasi langsung kepada perajin logam yang tergabung dalam Rumah Industri Logam. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat adalah dengan penyuluhan dan praktek langsung tentang cara pengerasan permukaan baja karbon rendah dengan teknologi pack carburizng, dan evaluasi. Berdasarkan hasil evaluasi hasil kegiatan masyarakat khalayak sasaran (perajin logam/pandai besi) merasa puas karena masalah kualitas produk berupa alat pertanian teratasi, dengan cara mengaplikasikan teknologi pack carburizing, dengan media karburasi arang tempurung kelapa dan energizer serbuk tulang ayam. Peningkatan kualitas produk meningkatkan omset penjualan sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat khlayak sasaran.</p> <p><strong>Kata kunci</strong>: perajin logam, pack carburizing, media karburasi</p>Sujita SujitaPandri PadmiatmiRudy SutantoI Wayan Joniarta
Copyright (c) 2026 Sujita Sujita, Pandri , Rudy, I Wayan Joniarta
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-04-162026-04-16815762Transformasi Digital marketing Untuk Peningkatan Pengetahuan Dan Kreativitas Pelaku UMKM Desa Sekotong Tengah
https://jkp.unram.ac.id/index.php/JKP/article/view/245
<p>Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Sekotong Tengah memiliki kualitas produk yang cukup baik, namun masih menghadapi permasalahan dalam pemasaran dan branding akibat keterbatasan literasi digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kreativitas pelaku UMKM dalam menerapkan strategi digital marketing guna memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing usaha. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif dan edukatif melalui tahapan sosialisasi, penyuluhan, evaluasi, dan pendampingan lapangan. Materi yang diberikan meliputi pengemasan dan pelabelan produk, legalitas usaha, pemanfaatan media sosial, serta penggunaan marketplace Shopee sebagai sarana pemasaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pelaku UMKM terhadap konsep digital marketing serta kemampuan dalam mengelola akun bisnis, membuat konten promosi, dan menerapkan branding produk secara mandiri. Pendampingan lapangan memastikan materi dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam kegiatan usaha sehari-hari.</p>anggi arsanda zafira rahmaHeri WijayantoSanti Ika MurpratiwiRizqika ApriliaTia Apriani Putri
Copyright (c) 2026 anggi arsanda zafira rahma, Heri Wijayanto, Santi Ika Murpratiwi, Rizqika Aprilia, Tia Apriani Putri
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-04-182026-04-1881637010.29303/jkp.v8i1.245Mitigasi Perubahan Iklim melalui Edukasi untuk Menumbuhkan Budaya Peduli Lingkungan pada Siswa SDN1 Sekotong Tengah
https://jkp.unram.ac.id/index.php/JKP/article/view/247
<p>Perubahan iklim merupakan isu global yang dampaknya semakin nyata, termasuk di wilayah pesisir Lombok Barat. Rendahnya pemahaman dan kepedulian lingkungan menjadi salah satu faktor yang memperbesar kerentanan masyarakat terhadap dampak perubahan iklim. Sekolah dasar memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai, budaya, dan karakter peduli lingkungan sejak dini. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan fenomena perubahan iklim sebagai upaya menumbuhkan budaya dan karakter peduli lingkungan pada siswa SDN1 Sekotong Tengah. Metode yang digunakan adalah penyuluhan, dengan pendekatan yang komunikatif, interaktif, dan memberikan contoh sederhana praktik perilaku ramah lingkungan. Hasil penyuluhan menunjukkan bahwa siswa memiliki antusiasme tinggi dan mulai memahami keterkaitan antara aktivitas manusia, pemanasan global dan perubahan iklim. Kegiatan ini mendorong tumbuhnya kesadaran serta sikap positif diantara siswa seperti menghemat energi, menghemat air, mengelola sampah, dan menanam pohon. Kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa sosialisasi perubahan iklim memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan pemahaman siswa SDN1 Sekotong Tengah terhadap fenomena perubahan iklim, sekaligus mendorong tumbuhnya sikap peduli lingkungan yang tercermin dalam kebiasaan sehari-hari siswa di lingkungan sekolah dan di rumah.</p>Humairo SaidahAnid SupriyadiN. NurchayatiTri RachmantoE.P Dewi
Copyright (c) 2026 Humairo Saidah, Anid Supriyadi, N. Nurchayati; Tri Rachmanto; E.P Dewi
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-04-182026-04-1881718010.29303/jkp.v8i1.247Penerapan Teknologi Pengisian Baterai Untuk Beban Listrik Mobile Guna Meningkatkan Daya Tahan Dan Efisiensi Energi Di Desa Taman Ayu
https://jkp.unram.ac.id/index.php/JKP/article/view/251
<p>Desa Taman Ayu merupakan salah satu wilayah pedesaan yang masih menghadapi tantangan dalam hal akses energi listrik yang stabil, terutama untuk kebutuhan mobile dan kegiatan di luar ruangan. Kondisi geografis yang cukup terpencil menyebabkan keterbatasan dalam pemanfaatan energi konvensional secara maksimal. Selain itu, masyarakat, khususnya kalangan muda, belum sepenuhnya mengenal teknologi alternatif yang dapat menunjang efisiensi energi secara praktis dan berkelanjutan.</p> <p>Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pelatihan terkait penerapan teknologi pengisian baterai sebagai solusi energi alternatif yang dapat digunakan untuk beban listrik mobile. Dengan pendekatan edukatif dan praktis, kegiatan ini dirancang agar peserta memahami konsep dasar, manfaat, serta cara penggunaan teknologi pengisian baterai dalam kehidupan sehari-hari. Fokus kegiatan ini juga mencakup peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya efisiensi energi dan pemanfaatan teknologi terbarukan.</p> <p>Hasil dari kegiatan ini menunjukkan keberhasilan yang cukup signifikan. Peserta yang terdiri dari pemuda lulusan SMP, SMA dan mahasiswa menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti rangkaian kegiatan ini. Evaluasi melalui pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta setelah diberikan materi pelatihan, dengan rata-rata nilai post-test yang lebih tinggi dari pre-test. Hal ini menandakan bahwa kegiatan pengabdian berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam memanfaatkan teknologi pengisian baterai secara efektif.</p>sultan darmaAgung Budi MuljonoSudi Marianto Al SasongkoI Made Ari NrarthaI Made GinarsaDesi Widianty
Copyright (c) 2026 sultan darma, Agung Budi Muljono, Sudi Marianto Al Sasongko, I Made Ari Nrartha, I Made Ginarsa, Desi Widianty
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-04-182026-04-18818191Peningkatan Kemampuan Pembuatan Produk Meja Taman Minimalis Melalui Pelatihan Di Bengkel Las Untuk Sma Sunan Bonang Tangerang
https://jkp.unram.ac.id/index.php/JKP/article/view/255
<p><em>Sunan Bonang High School in Tangerang is the partner of PKM this time. The school curriculum does not provide lesson materials on the stages of product design and related studies. This condition results in students' knowledge, understanding, and skills in various aspects related to the design and manufacture of a product being considered lacking. On the other hand, graduates need additional knowledge and skills so that they are better prepared to enter the workforce and are ready to compete in the business world. Initial interviews showed that students were very interested in training activities to improve product design and manufacturing skills. This PKM project focuses on designing and manufacturing an ergonomic minimalist garden table. The materials used are iron Nako and steel plate. Some of the work elements carried out are measuring, cutting, sanding, assembling, welding, grinding, and painting. PKM is carried out in 2 stages. The first stage is an explanation of marketing theory, product design theory, and ergonomic theory, as well as an explanation of product design case studies. Participants learn to design the concept of a garden table with predetermined characteristics. In the second stage, participants practice in groups to realize the product using the equipment available in the welding workshop. Through structured training, it is expected to be able to improve the knowledge, understanding, and skills of training participants. The observation results show that there is a 62% increase in the number of students in understanding the stages of product design and understanding the use of workshop equipment. This indicates that the PKM aimed at SMA Sunan Bonang Tangerang partners has been successful and provided significant benefits</em></p>I Wayan SukaniaI Wayan JoniartaFlorencia Charlene TengMarthinus Chandra
Copyright (c) 2026 I WAYAN SUKANIA WAYAN; I Wayan Joniarta; Florencia Charlene Teng, Marthinus Chandra
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-04-192026-04-19819210210.29303/jkp.v8i1.255