https://jkp.unram.ac.id/index.php/JKP/issue/feedJURNAL KARYA PENGABDIAN TEKNIK MESIN2026-10-06T05:02:47+00:00I Wayan Joniartawayanjoniarta@unram.ac.idOpen Journal Systemshttps://jkp.unram.ac.id/index.php/JKP/article/view/262Pendampingan Penerapan Ergonomi melalui Pemindahan Toolbox dari Lantai ke Rak Kerja di Bengkel Mobil Listrik Teknik Mesin Universitas Mataram 2026-08-04T02:19:39+00:00I Gede Bawa Susanagedebawa@unram.ac.idI Made Maramade.mara@unram.ac.idI G.A.K. Chatur Adhi Wirya Aryadiempatadhi@unram.ac.idRudy Sutantor.sutanto@unram.ac.idI Wayan Joniartawayanjoniarta@unram.ac.idI Ketut Perdana Putraikperdana@unram.ac.id<p>Aktivitas pemindahan <em>toolbox</em> secara manual merupakan salah satu pekerjaan yang berpotensi menimbulkan risiko gangguan muskuloskeletal apabila dilakukan dengan teknik pengangkatan yang tidak ergonomis. Di Bengkel Mobil Listrik Teknik Mesin Universitas Mataram, toolbox yang sebelumnya berada di lantai dipindahkan ke rak kerja sebagai bagian dari penataan fasilitas laboratorium. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pendampingan kepada mahasiswa dalam menerapkan teknik pemindahan beban yang aman dan ergonomis selama proses pengangkatan toolbox. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi risiko kerja, sosialisasi prinsip <em>manual material handling,</em> demonstrasi teknik pengangkatan yang benar, pembagian tugas pengangkatan secara berkelompok, serta pendampingan selama proses pemindahan <em>toolbox</em> ke rak kerja. Teknik yang diterapkan meliputi menjaga posisi punggung tetap netral, menekuk lutut saat mengangkat, memegang beban secara seimbang, mengangkat menggunakan kekuatan otot tungkai, serta melakukan koordinasi gerakan antaranggota tim selama proses pengangkatan dan penempatan <em>toolbox</em> pada rak. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan teknik pengangkatan ergonomis mampu memperbaiki postur kerja mahasiswa, meningkatkan koordinasi selama proses pemindahan, serta mengurangi potensi cedera akibat pengangkatan manual. Selain itu, toolbox berhasil dipindahkan ke rak kerja dengan aman sehingga memudahkan akses terhadap peralatan dan mendukung penataan bengkel yang lebih ergonomis. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi mengenai teknik <em>manual material handling</em> merupakan langkah sederhana namun efektif dalam meningkatkan keselamatan dan budaya kerja ergonomis di lingkungan laboratorium.</p>2026-10-05T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 I Gede Bawa Susana, I Made Mara, I G.A.K. Chatur Adhi Wirya Aryadi, Rudy Sutanto, I Wayan Joniarta, I Ketut Perdana Putrahttps://jkp.unram.ac.id/index.php/JKP/article/view/264Aplikasi Proses Annealing Pada Kelompok Usaha Pandai Besi Desa Getap2026-09-04T03:01:31+00:00Sujitasujitadarmo@gmail.comPandri Pandiatmipandri@unram.ac.idRudy Sutantor_sutanto@unram.ac.idSinarepsinarep@unram.ac.idI Wayan Joniartawayanjoniarta@unram.ac.id<p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kualitas produk besi dan efisiensi kerja pada Kelompok usaha pandai besi di Desa Getap, Kecamatan Sandubaya, Kodya Mataram melalui penerapan proses perlakuan panas annealing. Masalah yang dihadapi mitra adalah karakteristik bahan baku berupa baja karbon tinggi JIS S65C yang angka kekerasannya sangat tinggi mudah rapuh/getas pada pembentukan sehingga kualitas produk yang rendah. Oleh karenanya perlu teknologi tepat guna berupa proses perlakuan panas annealing yang bertujuan menurunkan angka kekerasan, meningkatkan keuletan. Metode yang diterapkan meliputi pelatihan teori dan praktik annealing, demonstrasi pengaturan suhu dan waktu pemanasan, serta pendampingan langsung selama proses produksi. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan keuletan baja karbon tinggi JIS S65C, pengurangan cacat pada produk, serta meningkatnya pemahaman dan keterampilan anggota kelompok dalam menerapkan teknik annealing. Tingkat kepuasan mitra terhadap kegiatan ini tergolong tinggi, dan penerapan metode ini berpotensi meningkatkan produktivitas serta kualitas produk secara berkelanjutan.</p>2026-10-05T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Sujita, Pandri Pandiatmi, Rudy Sutanto, Sinarep, Joniarta I Wayanhttps://jkp.unram.ac.id/index.php/JKP/article/view/269Revitalisasi Pompa Air Bertenaga Matahari Di Desa Sukaraja Lombok Tengah 2026-09-05T07:44:57+00:00Mirmanto Mirmantommirmanto@gmail.comArif Mulyantoarifmulyanto@unram.ac.idI Made Maramade.mara@unram.ac.idTri Rachmantot.rachmanto@unram.ac.idI Made Adi Sayogaadsayoga@unram.ac.idAan Jufriatnahaanjufriatnah@gmail.com<p><em>The demand for water for agricultural and domestic purposes in northern Lombok is relatively high because groundwater sources are located deep below the ground surface, requiring high-pressure pumps to deliver water. Solar energy through solar cells provides an alternative power source for operating submersible pumps to lift water from depths of up to 30 m. A solar-powered pumping unit previously installed in Sukaraja Village, Central Lombok, is currently unable to provide sufficient electrical power, resulting in continued dependence on the PLN grid. This community service activity aimed to revitalize the existing solar-powered pumping system by increasing solar cell capacity and replacing the battery to restore its optimal operation. The activities included system redesign in June–July 2025, installation of additional solar cells and battery replacement on August 22–23, 2025, followed by training on equipment operation and maintenance. The results showed that the solar-powered pumping system was successfully restored, while improving farmers’ knowledge and skills in operating and maintaining the equipment.</em></p>2026-10-05T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Mirmanto Mirmanto, Arif Mulyanto, I Made Mara, Tri Rachmanto, I Made Adi Sayoga, Aan Jufriatnahhttps://jkp.unram.ac.id/index.php/JKP/article/view/258Pelatihan Pemadam Api Ringan (APAR) Untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Mitigasi Kebakaran di Desa Sambalia2026-06-23T12:19:23+00:00Dr I Ketut Wiryajatikjatiwirya@unram.ac.idI Wayan Joniartawayanjoniarta@unram.ac.idIda Ayu Sri Adnyaniadnyani70@unram.ac.idIsmayadi Armansyahkjatiwirya@unram.ac.idTria Rizki Pebrinakjatiwirya@unram.ac.id<p>Kebakaran merupakan salah satu bencana yang sering menimbulkan kerugian besar, khususnya di wilayah pedesaan yang memiliki keterbatasan sarana pemadam. Desa Sambalia, Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur, termasuk kawasan rawan kebakaran karena padatnya permukiman, instalasi listrik sederhana, serta minimnya fasilitas penanggulangan dini. Kondisi ini diperparah dengan rendahnya kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam menghadapi kebakaran awal. Untuk itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dengan pendekatan partisipatif berbasis masyarakat. Pelatihan dilakukan melalui tahapan sosialisasi bahaya kebakaran, pengenalan dasar APAR, demonstrasi penggunaan dengan metode PASS, praktik langsung, serta simulasi kondisi darurat. Evaluasi dilaksanakan menggunakan pre-test, post-test, dan observasi praktik. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap peserta. Skor rata-rata pengetahuan dan keterampilan meningkat lebih dari 70%, sementara sikap kesiapsiagaan juga mengalami penguatan. Temuan ini membuktikan bahwa pelatihan berbasis praktik langsung efektif membangun kapasitas masyarakat dalam mitigasi kebakaran. Kegiatan ini memberikan dampak praktis bagi masyarakat, kontribusi akademis dalam pengembangan model pelatihan di pedesaan, serta nilai strategis sebagai masukan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan mitigasi berbasis komunitas.</p>2026-10-06T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Dr I Ketut Wiryajati, I Wayan Joniarta, Ida Ayu Sri Adnyani, Ismayadi Armansyah, Tria Rizki Pebrinahttps://jkp.unram.ac.id/index.php/JKP/article/view/277Penyuluhan Pemanfaatan Kompor Oli Bekas Sebagai Alternatif Energi Untuk Meningkatkan Efisiensi Produksi Umkm Di Desa Ungga, Lombok Tengah2026-09-29T04:39:27+00:00I Made Maramade.mara@unram.ac.idI Wayan Joniartawayanjoniarta@unram.ac.idI Made Adi Sayogaadi.sayoga@unram.ac.idIda bagus Alitib.alit@unram.ac.idI Gede Bawa Susanagedebawasusana@unram.ac.idI ketut Perdana Putraikperdanaputra@unram.idI Made Wijanawijanamd@unram.ac<p>Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Ungga, Kabupaten Lombok Tengah, memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian masyarakat, namun sebagian pelaku usaha masih menghadapi permasalahan tingginya biaya energi untuk mendukung kegiatan produksi. Di sisi lain, oli bekas yang dihasilkan dari aktivitas bengkel dan penggunaan kendaraan berpotensi menjadi limbah yang dapat mencemari lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi dan meningkatkan pemahaman pelaku UMKM mengenai potensi pemanfaatan oli bekas sebagai sumber energi alternatif melalui penggunaan kompor oli bekas yang tepat, aman, dan efisien. Metode kegiatan meliputi identifikasi kebutuhan masyarakat, penyuluhan, demonstrasi pengoperasian kompor oli bekas, praktik penggunaan, diskusi, serta evaluasi tingkat pemahaman peserta melalui pre-test dan post-test. Materi penyuluhan meliputi karakteristik oli bekas, prinsip kerja kompor oli bekas, teknik pengoperasian, aspek keselamatan kerja, pemeliharaan peralatan, serta potensi penghematan biaya energi dan pengurangan limbah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pemanfaatan oli bekas sebagai bahan bakar alternatif serta meningkatnya kesadaran terhadap pentingnya pengelolaan limbah oli. Peserta juga memperoleh keterampilan dasar dalam mengoperasikan dan melakukan perawatan kompor oli bekas secara aman. Pemanfaatan teknologi ini berpotensi mengurangi ketergantungan UMKM terhadap bahan bakar konvensional sekaligus memberikan nilai tambah terhadap limbah oli bekas. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam penerapan teknologi tepat guna yang mendukung efisiensi energi, pengelolaan limbah, peningkatan produktivitas UMKM, dan keberlanjutan lingkungan di Desa Ungga.</p>2026-10-07T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 I Made Mara, I Wayan Joniarta, I Made Adi Sayoga, Ida bagus Alit, I Gede Bawa Susana; I ketut Perdana Putra; I Made Wijanahttps://jkp.unram.ac.id/index.php/JKP/article/view/268Optimalisasi PJU Tenaga Surya guna Meningkatkan Kenyamanan dan Fungsi Jalan sesuai SNI 7391:2008 di Jalan Lingkar Selatan Kota Mataram2026-09-04T03:15:40+00:00Muhammad Rivaldi Harjianrivaldi.harjian97@staff.unram.ac.idLalu Wira Baktif1b02310153@student.unram.ac.idAgung Budi Muljonoagungbm@unram.ac.idI Made Ari Nrartharivaldi.harjian97@staff.unram.ac.idA. Sjamsiar Rachmanrivaldi.harjian97@staff.unram.ac.idI Nyoman Wahyu Satiawanrivaldi.harjian97@staff.unram.ac.idSupriyatnasupriyatna@unram.ac.id<p> ABSTRAK</p> <p>Sistem Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) merupakan solusi infrastruktur perkotaan yang mandiri dan ramah lingkungan untuk menekan beban konsumsi energi fosil serta efisiensi anggaran daerah. Kegiatan penelitian dan kerja praktik ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi fisik sarana prasarana, mengukur intensitas pencahayaan (lux), serta menganalisis efisiensi konsumsi energi listrik dan biaya operasional pada sistem PJUTS di ruas Jalan Dr. Sujono, Kota Mataram. Metode yang digunakan meliputi observasi langsung kondisi fisik tiang dan armatur, inventarisasi komponen, serta pengukuran intensitas pencahayaan aktual menggunakan alat lux meter pada malam hari. Berdasarkan hasil survei di ruas jalan sepanjang 4,3 km tersebut, terdapat total 95 tiang galvanis di median jalan yang menopang 190 unit lampu LED daya 120 Watt. Hasil pengukuran menunjukkan intensitas cahaya berkisar antara 26,64 lux hingga 85,5 lux, yang secara keseluruhan telah memenuhi dan melampaui standar minimum jalan arteri berdasarkan SNI 7391:2008 (20–30 lux). Dari hasil analisis kelistrikan dengan durasi menyala 12 jam per hari, total konsumsi energi yang berhasil dihemat oleh sistem mandiri ini adalah sebesar 273,6 kWh/hari, 8.208 kWh/bulan, dan 98.496 kWh/tahun. Dengan tarif dasar listrik PJU sebesar Rp1.699/kWh, implementasi PJUTS ini memberikan nilai efisiensi penghematan biaya operasional bagi Dinas Perhubungan Kota Mataram sebesar Rp464.846,4 per hari, Rp13.945.392 per bulan, dan Rp167.344.704 per tahun karena memanfaatkan energi surya yang tidak berbayar.</p> <p><strong>Kata kunci</strong>: (PJUTS; Lampu LED 120 W; Intensitas Cahaya; Lux Meter; Efisiensi Energi.)</p> <p> </p> <p><em>ABSTRACT </em></p> <p><em>The Solar-Powered Public Street Lighting (PJUTS) system serves as a self-sufficient, eco-friendly urban infrastructure solution designed to reduce reliance on fossil-fuel-based energy and improve local budget efficiency. This research and practical study aimed to assess the physical condition of the infrastructure, measure illumination intensity (lux), and analyze electrical energy consumption efficiency and operational costs for the PJUTS system along the Dr. Sujono Road section in Mataram City. The methodology involved direct observation of the physical condition of poles and luminaires, an inventory of components, and nighttime measurement of actual illumination intensity using a lux meter. The survey of this 4.3-kilometer road section revealed a total of 95 galvanized poles situated in the road median, supporting 190 LED light units (120 Watts each). Measurement results indicated illumination levels ranging from 26.64 lux to 85.5 lux; overall, these figures met and exceeded the minimum standards for arterial roads set by SNI 7391:2008 (20–30 lux). Electrical analysis based on a 12-hour daily operating period showed that this self-sufficient system achieved energy savings of 273.6 kWh/day, 8,208 kWh/month, and 98,496 kWh/year. Given the standard electricity tariff for public street lighting of Rp1,699/kWh, the implementation of this PJUTS system yields operational cost savings for the Mataram City Transportation Agency amounting to Rp464,846.4 per day, Rp13,945,392 per month, and Rp167,344,704 per year, thanks to the utilization of free solar energy.</em></p> <p><strong><em>Keywords :</em></strong><em> (Solar-powered street lighting; 120 W LED lamp; Light intensity; Lux meter; Energy efficiency.</em></p>2026-10-07T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Muhammad Rivaldi Harjian, Lalu Wira Bakti, Agung Budi Muljono, I Made Ari Nrartha, A. Sjamsiar Rachman, I Nyoman Wahyu Satiawan, Supriyatnahttps://jkp.unram.ac.id/index.php/JKP/article/view/276Pelatihan Pembuatan Rak Gantungan Helm Yang Minimalis Estetis Ergonomis Berbahan Besi Nako Bagi Siswa Smkn 12 Tangerang Banten2026-09-29T04:34:57+00:00I WAYAN SUKANIA WAYANwayans@ft.untar.ac.idS. Ariyantiwayans@ft.untar.ac.idJ. Jackywayans@ft.untar.ac.idD. Daudwayans@ft.untar.ac.idI Wayan Joniartawayanjoniarta@unram.ac.id<p><em>Vocational High Schools (SMK) play a strategic role in preparing graduates with competencies that meet the needs of the business and industrial sectors. However, the implementation of practical training—particularly in welding and metal fabrication—faces various challenges, such as limited practical facilities, constraints on instructional time, and the suboptimal application of real-product-based learning. Consequently, students often grasp procedural aspects but lack comprehensive experience in integrating technical skills into manufacturing processes that mirror actual industrial conditions. To address these issues, a Community Service Program (PKM) organized training on the design and prototyping of a helmet rack made from square bar steel for students at SMKN 12 Tangerang, Banten. This product was selected for its functional value, relatively simple manufacturing process, and ability to comprehensively represent the stages of design and production. The activity was conducted in two phases. The first phase, held on May 23, 2025, involved lectures on market research, ergonomics, product development, and design process case studies. The second phase consisted of hands-on practice at the Guna Jaya Welding Workshop, covering needs identification, design drafting, material measurement and cutting, assembly, welding, grinding, and finishing. The activity resulted in the creation of five helmet rack prototypes that were minimalist, ergonomic, and aesthetically pleasing. Adopting a real-product-based learning approach provided a learning experience that was more contextual and closely aligned with industrial practices. Through this activity, participants not only enhanced their technical skills but also strengthened their understanding of occupational health and safety (OHS), the importance of teamwork, and product quality control. Evaluation results indicated that all participants (100%) understood the importance of market research, ergonomics, workshop equipment usage, manufacturing processes, OHS implementation, and collaboration in product manufacturing. Furthermore, 93.3% of participants gained a comprehensive understanding of the product design process, while 6.7% required further study of the material. The high level of participant satisfaction demonstrates that the combination of lectures, demonstrations, mentoring, and hands-on practice was effective in enhancing knowledge, technical skills, and work attitudes aligned with the needs of the business and industrial sectors</em></p>2026-10-07T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 I WAYAN SUKANIA WAYAN, S. Ariyanti, J. Jacky, D. Daud; I Wayan Joniartahttps://jkp.unram.ac.id/index.php/JKP/article/view/272Pelatihan dan Pendampingan Penerapan PLTS untuk Kelompok Tani Ternak Sapi di Desa Taman Ayu 2026-09-10T02:47:16+00:00Sabar Nababansabar@unram.ac.idSudi Mariyanto Al Sasongkosabar@unram.ac.idI Made Ginarsasabar@unram.ac.idSultan Sultansabar@unram.ac.idI Made Ari Nrarthasabar@unram.ac.idAgung Budi Mulyonosabar@unram.ac.idA.M. Guntursabar@unram.ac.id<p>Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, memiliki potensi energi surya yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan energi kelompok tani ternak sapi. Namun, pemanfaatan energi surya sebagai sumber energi alternatif di lokasi kandang masih terbatas, sehingga kebutuhan penerangan dan perangkat pendukung peternakan masih bergantung pada energi listrik konvensional. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok tani ternak sapi dalam memanfaatkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai sumber energi alternatif yang efisien dan ramah lingkungan. Kegiatan dilaksanakan pada 15 Agustus 2026 secara langsung di lokasi kandang ternak sapi kelompok tani ternak Mele Maju dan diikuti oleh 15 peserta. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan, demonstrasi, praktik, dan pendampingan yang mencakup pengenalan komponen PLTS, pengoperasian dan pemeliharaan sistem, serta perakitan dan pemasangan lampu tenaga surya.</p> <p>Hasil evaluasi menunjukkan bahwa capaian keberhasilan kegiatan berada pada kisaran 80%, terutama pada aspek pengoperasian dan pemeliharaan PLTS. Demonstrasi menunjukkan bahwa sistem PLTS mampu mengoperasikan pompa air berkapasitas 150 W selama 1,5 jam. Selain itu, telah dipasang tiga titik lampu tenaga surya untuk penerangan di sekitar kandang ternak. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan PLTS dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta serta mendukung pemenuhan kebutuhan energi untuk kegiatan peternakan. Meskipun demikian, pendampingan lanjutan masih diperlukan untuk memperkuat kemampuan peserta dalam pengoperasian dan pemeliharaan sistem secara mandiri dan berkelanjutan.</p>2026-10-09T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Sabar Nababan, Sudi Mariyanto Al Sasongko, I Made Ginarsa, Sultan Sultan, I Made Ari Nrartha, Agung Budi Mulyono, A.M. Gunturhttps://jkp.unram.ac.id/index.php/JKP/article/view/266Pengembangan Kompetensi Digital Guru: Mengembangkan dan Memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) untuk Media Pembelajaran IPS2026-09-04T02:55:33+00:00Bain Bainbain@mail.unnes.ac.idI ShodiqBain@mail.unnes.ac.idC Seftyonobain@mail.unnes.ac.idP Purwantobain@mail.unnes.ac.id<p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi digital guru MGMP IPS Kota Magelang dalam merancang media pembelajaran inovatif berbasis AI. Pelaksanaan kegiatan menggunakan metode lokakarya berbasis proyek (<em>project-based training</em>) yang mencakup tiga tahapan utama: pembuatan visualisasi statis, perancangan visualisasi dinamis (video), dan penyusunan salindia presentasi untuk simulasi Widyawisata Digital. Pendekatan teknis ini diperkuat dengan formulasi instruksi P-R-O-M-P-T serta metode kurasi SIFT (<em>Stop, Investigate, Find, Trace</em>) untuk mencegah halusinasi AI. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa dari total 40 peserta, sebanyak 38 guru (95%) berhasil menguasai keterampilan pedagogis digital dan sukses menciptakan luaran media pembelajaran interaktif yang valid secara kesejarahan. Secara keseluruhan, program ini secara efektif mentransformasi peran guru menjadi <em>digital truth navigators</em>, serta meminimalisir kesenjangan literasi teknologi pendidik.</p>2026-10-11T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Bain Bain, I Shodiq, C Seftyono, P Purwantohttps://jkp.unram.ac.id/index.php/JKP/article/view/279Pemberdayaan Pengerajin Mebel Cukli Melalui Pelatihan Perawatan Dan Perbaikan Teknologi Tepat Guna Di Desa Lendang Ree, Lombok Barat 2026-10-06T05:02:47+00:00M. Wijanawijana.md@unram.ac.idTriadi A.A.Aalittriadi@yahoo.co.idJoniarta I.W.wayanjoniarta@unram.ac.idYudhyadi I.GNK.Ik_yadhy@hotmail.comFitri Y.yellifitri@staff.unram.ac.idKadek Kanaka Arta Putriwijanamd@unram.ac<p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengerajin mebel cukli di Desa Lendang Ree, Kecamatan Sayang-Sayang, Lombok Barat, dalam melakukan perawatan dan perbaikan Teknologi Tepat Guna (TTG) secara mandiri. Permasalahan utama mitra adalah belum optimalnya perawatan mesin dan masih tingginya ketergantungan terhadap teknisi dari luar ketika terjadi kerusakan, sehingga dapat menghambat proses produksi. Metode kegiatan meliputi identifikasi kondisi lapangan, persiapan alat dan bahan, penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan melibatkan praktik perawatan pada mesin bor duduk, jigsaw, kompresor, serut kayu, dan gerinda pemotong cukli. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan pengerajin dalam melakukan perawatan mesin secara mandiri. Setelah perawatan, kondisi mesin menunjukkan putaran lebih stabil dan suara mesin lebih rendah. Kegiatan ini mendukung keberlanjutan penggunaan TTG dan kontinuitas produksi mebel cukli.</p> <p><strong>Kata kunci:</strong> Teknologi Tepat Guna, perawatan mesin, mebel cukli, pengerajin, pengabdian kepada masyarakat.</p>2026-10-17T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 M. Wijana, Triadi A.A.A, Joniarta I.W., Yudhyadi I.GNK., Fitri Y.; Kadek Kanaka Arta Putri