https://jkp.unram.ac.id/index.php/JKP/issue/feed JURNAL KARYA PENGABDIAN 2025-12-05T14:34:45+00:00 I Wayan Joniarta [email protected] Open Journal Systems https://jkp.unram.ac.id/index.php/JKP/article/view/220 Pendampingan Pembukaan Konsentrasi Teknik Alat Berat Jurusan Teknik Otomotif SMK Muhammadiyah 2 Semarang 2025-06-17T02:09:38+01:00 Sartono Putro [email protected] Subroto [email protected] Wijianto [email protected] Afif Faishal [email protected] <p>SMK Muhammadiyah 2 Semarang memiliki jurusan Teknik Otomotif dengan konsentrasi Teknik Kendaraan Ringan Otomotif dan Teknik Bisnis Sepeda Motor. Pada tahun 2021 jurusan Teknik Otomotif berhasil memperoleh hibah Program SMK Pusat Keunggulan dengan salah satu programnya untuk penguatan manajemen. Mengingat potensi peluang kerja masih cukup banyak di bidang Teknik Alat Berat pada tahun 2021 memutuskan untuk membuka kosentrasi Teknik Alat Berat.Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk mendampingi penyelenggaraan&nbsp; program kosentrasi Teknik Alat Berat dalam menentukan&nbsp; kurikulum dengan kelengkapanya. Metode pendampingan dilakukan dengan melakukan Focus Group Discussion meliputi: penentuan capaian pembelajaran lulusan , penentuan kurikulum, penentuan jenis alat praktik dan pengembangan bahan ajar. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah: Capaian Pembelajaran Lulusan yang mencakup kompetensi lulusan sebagai teknisi atau operator. Jenis peralatan yang perlu disediakan meliputi unit eksavator, torque converter, torque transmission, hydraulic pump, hydraulic motor, dan hydraulic cylinder.&nbsp; Bahan ajar untuk mata pelajaran baru meliputi: Hydraulic System, Torqflow Drive System, Steering Brake System,&nbsp; Operation System, dan&nbsp; Basic Trouble Shooting.</p> 2025-12-05T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Sartono Putro, Subroto, Wijianto, Afif Faishal https://jkp.unram.ac.id/index.php/JKP/article/view/210 Peningkatan Pemahaman Cara Kerja Solarcell Dan Pemanfaatan Energi Matahari Untuk Penerangan di SMKN 1 Selong Kabupaten Lombok Timur NTB 2025-03-13T03:16:31+00:00 Arif Mulyanto [email protected] Nasmi Herlina Sari [email protected] Syahrul [email protected] Sinarep [email protected] Lalu Wahyu Alam [email protected] <p><em>Electricity has become an inseparable part of life's necessities along with the rapid development of technology, industry and information. The reduction in fossil energy sources and increasing awareness of preserving the environment requires us to look for alternative energy from renewable energy sources.</em></p> <p><em>The use of solar energy as a renewable energy source in NTB has not been widely used. This counseling was carried out at SMKN 1 Selong with the aim of introducing solar energy. </em></p> <p><em>Solar energy produced by solar panels is converted into electricity. Electricity is stored by the battery through a charging regulator (SCC). The battery can be used to power AC lights using an inverter. The length of use time depends on the amount of lamp power and battery power. </em></p> <p><em>Maintenance carried out regularly: 1. Clean the solar panels from dust or dirt. 2. Check the battery water level. Work safety is highly recommended when carrying out maintenance by turning off the MCB switch while the solar panels are being maintained.</em></p> 2025-12-05T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Arif - Mulyanto, Achmad Zaenuri, Nasmi Herlina Sari, Syahrul, Sinarep, Lalu Wahyu Alam https://jkp.unram.ac.id/index.php/JKP/article/view/224 Sosialisai Pengaruh Intensitas Cahaya terhadap Kenyamanan dan Kesehatan Mata pada Proses Belajar Mengajar di Ruang E Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram 2025-08-05T00:44:28+01:00 I Ketut Perdana Putra [email protected] I Ketut Wiryajati [email protected] I Gede Bawa Susana [email protected] Ida Ayu Sri Adnyani [email protected] I Wayan Joniarta [email protected] <p>Pencahayaan yang optimal di dalam ruang kelas memiliki peran penting dalam mendukung kenyamanan visual, konsentrasi, serta efektivitas proses belajar mengajar secara keseluruhan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikan pentingnya kualitas intensitas cahaya pada ruang kelas E di Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Mataram. Metode yang digunakan meliputi pengukuran intensitas cahaya menggunakan lux meter digital, penyampaian materi edukatif, serta diskusi interaktif bersama dosen dan mahasiswa. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa intensitas pencahayaan di kedua ruang kelas berada di bawah standar minimum 350 lux sebagaimana tercantum dalam SNI 6197:2011. Kondisi ini berpotensi menurunkan kenyamanan belajar dan menyebabkan kelelahan visual. Kegiatan sosialisasi ini berhasil meningkatkan kesadaran peserta akan pentingnya pencahayaan ruang kelas yang memadai, serta menghasilkan rekomendasi praktis seperti penggunaan lampu LED dan penambahan titik pencahayaan. Diharapkan hasil kegiatan ini dapat mendorong perbaikan nyata menuju terciptanya lingkungan belajar yang lebih nyaman dan produktif.</p> 2025-12-05T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 I KETUT PERDANA PUTRA; WIRYAJATI, GEDE BAWA, IDA AYU SRI ADNYANI, I WAYAN JONIARTA https://jkp.unram.ac.id/index.php/JKP/article/view/222 Inovasi Mesin Pengiris Tempe Semi-Otomatis Untuk Meningkatkan Produktivitas UMKM 2025-07-18T01:18:12+01:00 Muhammad Sagaf [email protected] Adha Raharja Utama [email protected] Diana Pungky Saraswati [email protected] Krishna Diptanata Aditya [email protected] Satria Arya Wardhana [email protected] <p>Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil produksi UMKM Pesona Camilan Ringan melalui inovasi pada mesin pengiris tempe yang digunakan dalam proses produksi. Permasalahan yang dihadapi mitra mencakup hasil potongan tempe yang tidak seragam dan mudah rusak saat menggunakan pisau manual, serta ketidakhigienisan dan ketidakefisienan mesin lama akibat penggunaan bahan yang tidak sesuai standar pangan. Kegiatan ini dilakukan dengan memodifikasi mesin yang sudah dimiliki mitra, khususnya pada bagian pisau dan poros, menggunakan material stainless steel 304 yang tahan karat dan <em>food grade</em> . Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan efisiensi kerja, kualitas potongan tempe, serta tingkat higienitas produksi. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam mendukung UMKM untuk menghasilkan produk yang lebih berkualitas dan kompetitif di pasar.</p> 2025-12-05T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Muhammad Sagaf, Adha Raharja Utama, Diana Pungky Saraswati, Krishna Diptanata Aditya, Satria Arya Wardhana https://jkp.unram.ac.id/index.php/JKP/article/view/221 Peningkatan Literasi Lingkungan di Sekitar KHDTK UMMAT Melalui Pelatihan Kompos Berbasis Limbah Ternak 2025-07-18T00:55:43+01:00 Erni Romansyah [email protected] Muliatiningsih [email protected] Junaidin [email protected] Nur Annisa Istiqamah [email protected] Suhairin [email protected] <p>Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi lingkungan dan keterampilan teknis petani dan peternak dalam pengelolaan limbah ternak di Dusun Batu Bolong Griya, Lombok Barat. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat adalah limbah kotoran sapi yang menumpuk, belum dimanfaatkan, dan mencemari lingkungan. Solusi yang ditawarkan berupa pelatihan dan pendampingan pembuatan kompos berbasis limbah ternak. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test pada tiga aspek: ketertarikan, pemahaman, dan rencana keberlanjutan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh aspek tersebut. Peserta menjadi lebih aktif (meningkat 3,33%), memahami proses pengomposan (meningkat 29%), dan memiliki komitmen untuk menerapkan secara mandiri (meningkat 5%). Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kesadaran lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi berbasis pemanfaatan limbah organik</p> 2025-12-05T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Erni Romansyah, Muliatiningsih, Junaidin, Nur Annisa Istiqamah, Suhairin https://jkp.unram.ac.id/index.php/JKP/article/view/225 Pengenalan Prinsip Ergonomi dalam Angkat-Angkut Peralatan di Laboratorium Listrik Dasar Jurusan Teknik Elektro Universitas Mataram 2025-08-06T04:01:58+01:00 I Gede Bawa Susana [email protected] I Ketut Wiryajati [email protected] I Ketut Perdana Putra [email protected] I Gusti Agung Ketut Chatur Adhi Wirya Aryadi [email protected] I Wayan Joniarta [email protected] <p>Aktivitas angkat-angkut peralatan di laboratorium listrik dasar jurusan Teknik Elektro seperti <em>aerator</em> sering kali dilakukan tanpa memperhatikan prinsip ergonomi, sehingga berisiko menimbulkan kelelahan fisik dan gangguan muskuloskeletal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkenalkan prinsip dasar ergonomi kepada teknisi yang terlibat dalam kegiatan praktikum di Laboratorium Listrik Dasar Jurusan Teknik Elektro Universitas Mataram. Metode yang digunakan mencakup observasi awal, penyuluhan teori, pelatihan praktik ergonomis, serta evaluasi melalui kuesioner dan diskusi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap pentingnya postur kerja yang benar dan penggunaan teknik angkat-angkut yang lebih aman, seperti mengangkat beban bersama dua orang dan menggunakan kekuatan kaki. Peserta menyatakan memahami prinsip dasar ergonomi dan mampu menerapkan teknik angkat-angkut secara tepat. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi ergonomi yang sederhana namun aplikatif dapat meningkatkan kesadaran akan keselamatan kerja serta mengurangi risiko cedera. Diperlukan tindak lanjut berupa penyusunan SOP ergonomi laboratorium dan penyediaan alat bantu kerja untuk mendukung praktik ergonomis secara berkelanjutan.</p> 2025-12-05T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 I Gede Bawa Susana, I Ketut Wiryajati, I Ketut Perdana Putra, I Gusti Agung Ketut Chatur Adhi Wirya Aryadi, I Wayan Joniarta https://jkp.unram.ac.id/index.php/JKP/article/view/228 Edukasi Pengolahan Sabut Kelapa Di Desa Pemenang Timur 2025-09-23T06:25:44+01:00 Sujita Sujita [email protected] Pandri Padmiatmi Padmiatmi [email protected] Ahmad Zainuri Zainuri [email protected] I Wayan Joniarta [email protected] <p>Desa Pemenang Timur, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, terkenal sebagai sentra penghasil kelapa. dan juga telah diresmikan sebagai Lokasi <strong>Sentra Olahan Kelapa </strong>Kabupaten Lombok Utara. Badan usaha tersebut merupakan hasil kerja sama Kementrian Perindustrian Republik Indonesia, dengan Pemerintahan Provinsi Nusa Tenggara Barat, dan Pemkab Lombok Utara. &nbsp;Produksi dan pengolahan kelapa menjadi berbagai produk bernilai tinggi seperti minyak VCO, minyak goreng kelapa, tepung kelapa, keripik, dan sabun. Walaupun demikian pemanfaatkan limbah seperti sabut kelpa masih belum maksimal. Sabut kelapa menumpuk, ada yang dibakar sehingga mengganngu pemandangan alam yang tampak indah dan menyebabkan polusi udara akibat asap hasil pembakaran sabut kelapa Tujuan pengabdian masyarakat memecahkan permasalahan tersebut dengan metode penyuluhan dan mengedukasi langsung pengolahan sabut kelapa yang masih dianggap limbah. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat adalah dengan penyuluhan dan praktek langsung tentang cara mengolah sabut kelapa dengan peralatan sederhana,&nbsp; dan evaluasi. Berdasrkan hasil evaluasi hasil kegiatan masyarakat khalayak sasaran merasa puas karena masalah limbah sabut kelapa teratasi, dengan cara mengolahnya menjadi serat sabut kelapa dan serbuk sabut kelapa yang bernilai ekonomi tinggi, sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat khlayak sasaran</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Kata kunci</strong>: sabut kelapa, serat sabut kelapa, serbuk sabut kelapa</p> <p>&nbsp;</p> 2025-12-05T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Sujita Sujita, Pandri , Ahmad Zainuri Zainuri, I Wayan Joniarta https://jkp.unram.ac.id/index.php/JKP/article/view/227 Pengenalan Insinerator Rendah Emisi untuk Pengolahan Sampah Tahap Akhir di Pesantren Bogor, Jawa Barat 2025-08-26T15:48:40+01:00 Annisa Bhikuning [email protected] D.P.B Aji [email protected] S. Cahyati [email protected] T. Sukarnoto [email protected] <p>Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan di Pondok Pesantren yang terletak di &nbsp;Kabupaten Bogor, tujuannya adalah untuk meningkatkan pengetahuan guru dan karyawan mengenai teknologi insinerator sebagai pengolahan sampah tahap akhir yang ramah lingkungan. Permasalahan utama mitra adalah penggunaan insinerator vertikal yang tidak efisien, menghasilkan emisi pekat akibat pembakaran tidak sempurna, serta minimnya pengetahuan pengoperasian. Metode pelaksanaan meliputi survei awal, penyusunan materi pelatihan (modul, poster, presentasi), dan pelatihan tatap muka kepada 33 peserta. Materi yang disampaikan mencakup jenis insinerator, prinsip kerja, ciri-ciri insinerator ramah lingkungan, serta rekomendasi desain insinerator rendah emisi. Evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman signifikan, di mana 100% peserta memahami konsep insinerator setelah pelatihan, dibandingkan 81% sebelum pelatihan. Sebanyak 96% peserta menyatakan desain yang direkomendasikan lebih baik, dan seluruh peserta menilai kegiatan ini bermanfaat. Kegiatan ini diharapkan mendorong penerapan pengolahan sampah yang lebih efektif dan ramah lingkungan di pesantren.</p> 2025-12-05T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Annisa Bhikuning, D.P.B Aji; S. Cahyati; T. Sukarnoto https://jkp.unram.ac.id/index.php/JKP/article/view/201 Alat Pembelah Bambu untuk Meningkatkan Produksi Tusuk Sate di Kelompok Sepakat Bersama, Bengkaung, Batulayar, Lombok Barat 2024-11-18T03:29:13+00:00 Nurchayati Nurchayati [email protected] Yesung Allo Padang [email protected] Hendry Sakke Tira [email protected] Nurpatria Nurpatria [email protected] Suteja Suteja [email protected] <p>Semenjak awal tahun 2022 tepatnya pada bulan Maret, pemerintah Republik Indonesia mulai melonggarkan aturan Covid-19. Dampak positif dari hal tersebut adalah&nbsp; kondisi wisata di Lombok mulai menggeliat lagi. Banyak wisatawan yang mulai berkunjung ke wilayah lombok, NTB. Sehingga perekonomian juga berangsur-angsur membaik. Seiring dengan bangkitnya sektor pariwisata ini, usaha kuliner juga mulai tumbuh lagi. Beberapa kuliner yang terkenal di Lombok adalah Sate Rembiga, sate pusut, sate ikan tanjung dan sate bulayak. Untuk membuat berbagai macam jenis sate ini tentunya sangat membutuhkan tusuk sate. Dusun Seraya desa Bengkaung kecamatan Batu Layar Lombok Barat merupakan salah satu daerah penghasil tusuk sate. Produksi tusuk sate di daerah ini masih dikerjakan dengan alat tradisional. Universitas Mataram sebagai salah satu perguruan tinggi negeri di kota Mataram yang memiliki sumber daya tenaga ahli dan gudangnya ilmuwan sudah seharusnya menunjukkan peran dan partisipasinya untuk peduli terhadap usaha kecil yang ada disekitar kampus. Jarak kelompok usaha tusuk sate ini tidak terlalu jauh dari Universitas Mataram, sekitar&nbsp; 10 km. Berdasarkan permasalahan tersebut maka diperlukan untuk memberikan penyuluhan dan pengenalan alat bantu agar produksi tusuk sate yang dihasilkan menjadi meningkat. Alat yang diaplikasikan ini adalah alat pembelah bambu, yang mampu meningkatkan produksi tusuk sate. Sebelumnya pekerja dalam membelah satu potong bambu, membutuhkan beberapa kali proses pembelahan. Setelah menggunakan alat pembelah bambu ini dapat dikerjakan lebih cepat. Satu kali proses pembelahan sepotong bambu menggunakan alat pembelah bambu ini menghasilkan 10 bilah bambu, yang artinya jauh lebih banyak dibandingkan dengan&nbsp; yang dilakukan selama ini oleh pekerja. Hasil Evaluasi pada saat penyuluhan dapat dikatakan berhasil dengan terlihat semangatnya peserta penyuluhan dalam mempraktekkan penggunaan alat ini.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Kata kunci</strong><strong>:</strong> pembelah bambu, tusuk sate</p> 2025-12-05T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Nurchayati Nurchayati, Yesung Allo Padang, Hendry Sakke Tira, Nurpatria Nurpatria; Suteja Suteja